News

DPRD Wujudkan Keinginan Warga Membuat Drainase Melalui Pokir

3
×

DPRD Wujudkan Keinginan Warga Membuat Drainase Melalui Pokir

Sebarkan artikel ini

OKU Selatan, Menit.News  – Anggota DPRD Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan, Doris Novalia berhasil mewujudkan keinginan warga Desa Way Wangi, kecamatan Warkuk Ranau Selatan, kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan membuat drainase saluran air melalui program Pokok Pikiran (Pokir) yang berpotensi terjadi air meluap ke badan jalan di pemukiman setempat.

“Semoga solusi ini dapat memberikan dampak kebaikan dan kenyamanan bagi masyarakat setempat maupun sekitarnya, mudah-mudahan berkah, insyaAllah kolaborasi yang baik akan berdampak positif bagi masyarakat”, tutur warga yang minta tidak disebutkan namanya, Kamis (9/7).

Selain itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas PUPR Kabupaten OKU Selatan atas sinergi selaku SKPD teknis dalam berusaha bersama untuk memberikan kebaikan-kebaikan bagi warga masyarakat desa Way Wangi, kecamatan Warkuk Ranau Selatan, kabupaten OKU Selatan. Terpisah, minimnya transparansi tidak adanya papan nama informasi memunculkan dugaan proyek siluman dan berpotensi melanggar Undang-undang keterbukaan informasi publik (KIP).

Menurut warga yang kediamannya tidak jauh dari lokasi drainase mengaku sama sekali tidak mengetahui apapun perihal pembangunan drainase. “Tidak mengerti saya pak, papan nama proyeknya juga gak tau dimana, anggaran dan volumenya juga gak tau”, katanya.

Kalau tidak salah dengar panjang siring yang di kerjakan panjangnya 130 meter. Santer terdengar katanya proyek drainase saluran air tersebut adalah proyek aspirasi (pokok pikiran – aspirasi- red) anggota legislatif OKU Selatan, Doris Novalia.

Pekerjaannya lumayan lah, gak bagus-bagus amat, gak jelek juga”, tandasnya. Sementara itu, Perait selaku pelaksana menjelaskan berdasarkan kontrak panjang pekerjaan volumenya 130 meter.

Dalam pelaksanaannya dibuat dengan panjang 132 meter. “Kami jadikan panjang pekerjaan volumenya 132 meter supaya saat di periksa tidak kurang justru lebih”, dalihnya.

Penulis: Risman Hadi