News

Kendaraan Roda Dua Bertangki Besar, Dominasi Antrean Minyak di SPBU di OKU Selatan   

131
×

Kendaraan Roda Dua Bertangki Besar, Dominasi Antrean Minyak di SPBU di OKU Selatan   

Sebarkan artikel ini

OKU SELATAN, Menit.News – Bahan bakar minyak (BBM) pertalite di sejumlah SPBU di OKU Selatan mengalami kelangkaan. Terkait kelangkaan BBM ini diduga adanya pengepul BBM dengan modus kendaraan roda dua bertangki besar.

Hal ini diungkapkan Warsito, salah seorang warga antre beli minyak. Dijelaskannya belakangan ini ia melihat di SPBU di Tebing Gading Muaradua, sepeda motor bertangki besar yang kian mendominasi dalam antrian pengisian bahan bakar minyak.

Bahkan dua jalur antrean pengisian BBM di SPBU tersebut di dominasi motor Suzuki thunder 125, megapro, honda tiger, dan motor dengan tangki modifikasi. Sangat jarang sekali terlihat motor bebek atau matic.

Bahkan sebelum SPBU dibuka ataupun Bahan Bakar sedang kosong, motor-motor tersebut sudah berjejer rapi mengantri. “Belakangan ini saya perhatikan di SPBU Tebing Gading, motor bertangki besar mendominasi antrian. Mungkin ini salah satu penyebab BBM menjadi langka di OKU Selatan, karena ulah para pengepul BBM.,” ungkap Warsito

Seringkali, ia melihat kendaraan motor yang telah mengantri sejak pagi hari, kembali lagi ikut mengantri. Sehingga masyarakat lainya setiap kali ikut mengantri kerap kehabisan BBM. “Sering saya perhatikan, setelah mengantri dan mendapatkan BBM, tak lama kemudian kendaraan roda dua tangki besar ikut mengantri lagi, dan orangnya yang itu – itu juga”, ujarnya.

Menurutnya, BBM subsidi yang seharusnya dapat dinikmati seluruh masyarakat malah dirampas para pengepul BBM yang kemudian menjual kembali dengan harga lebih mahal. Seharusnya ini menjadi perhatian para pengelola SPBU untuk dapat mengatur dan menerapkan aturan agar kelangkaan BBM tak terjadi lagi.

“Ini sebenarnya kembali kebijakan dari pengelola SPBU yang harus menerapkan aturan yang berlaku, itu kan BBM subsidi harusnya bisa dinikmati masyarakat banyak bukan segelintir orang saja, ” sambungnya.

Dirinya juga berharap pihak Kepolisian Polres OKU Selatan agar menyelidiki terkait adanya dugaan praktik penimbunan BBM dengan modus kendaraan roda dua bertangki besar. Karena jika tak ditindak semakin menguasai SPBU. “Sebenarnya sudah sangat meresahkan. Kalau bisa, pihak kepolisian juga harus melakukan penyelidikan terkait dengan hal ini”, ujarnya

Sementara itu, Respon cepat keluhan masyarakat terkait kerap kelangkaan BBM di SPBU di OKU Selatan. Pihak Polres OKU Selatan dibawa pimpinan Kanit Pidsus (Pidana Khusus) Polres OKU Selatan IPDA Dr. Victor Fitrizal Aulia, S.Psi, M.Si bersama anggota melakukan sidak langsung ke lokasi, Rabu (30/9/2025).

“Kepada para pemilik motor atau mobil yang diduga tangki motor atau mobil yang sudah di modifikasi, himbau Kanit Pidsus mewakili Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, SH, SIK, MIK untuk tidak melakukan pengecoran, bila masih, akan dilakukan penindakan sesuai aturan hukum yang berlaku, dan bagi para pengendara yang tidak memiliki plat dan surat-surat kendaraan baik mobil atau pun motor akan dilakukan tindakan ditempat”, ungkap Kanit Pidsus via rilis diterima Menit.News, Sabtu (4/10/2025).