HukumNews

PWI Sumsel Kembali Bersatu, Ketua LBH PWI Resmi Cabut Laporan Polisi

35
×

PWI Sumsel Kembali Bersatu, Ketua LBH PWI Resmi Cabut Laporan Polisi

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG – Dualisme kepemimpinan di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Selatan yang sempat terjadi beberapa waktu lalu akhirnya bisa diselesaikan. Kini PWI Sumsel kembali bersatu dibawah kepemimpinan Kurnaidi sebagai ketua yang sah.

Selain itu, kisruh dua kepemimpinan yang sempat terjadi laporan kepolisian pun kini telah dicabut, setelah Ketua LBH PWI Sumsel Dicky Irawan, SH. MH secara resmi melakukan pencabutan laporan Polisi pada tanggal 29 Oktober 2025.

“Alhamdulillah, semua permasalahan di PWI Sumsel telah selesai. Laporan polisi Nomor : LP/B/279/II/2025/SPKT/POLDA SUMATERA SELATAN tanggal 26 Februari 2025 lalu telah dicabut dihadapan Kompol. Herman Rozi, SH MH dan IPDA Budi Santoso. Dengan demikian permasalahan ini telah selesai,” kata Dicky Irawan.

Dijelaskan Dicky Irawan, Kesepakatan itu tercapai dalam rapat penyelesaian dualisme PWI Sumsel yang digelar secara daring melalui Zoom pada tanggal 15 Oktober yang dipimpin langsung oleh Tim Penyelesaian Dualisme PWI se-Indonesia, yang terdiri Ketua Mirza Zulhadi didampingi Wakil Ketua Atal S. Depari dan anggota Hilman Hidayat serta Kadirah.

“Dalam rapat itu, PWI pusat mengakui bahwa Kurnaidi adalah Ketua PWI Sumsel yang sah dan semua permasalahan yang selama ini dianggap tidak ada lagi, termasuk mencabut laporan yang ada di pihak kepolisian,” kata Dicky.

Selain itu lanjut Dicky, PWI Sumsel juga pada Rabu, 28 Oktober telah menggelar rapat pleno diperluas yang menyepakati bahwa semua permasalahan di tubuh PWI Sumsel telah selesai.

“Alhamdulillah semua masalah di PWI Sumsel telah selesai. Bahkan kemarin, eks ketua PWI Sumsel versi KLB telah secara tegas menyatakan bahwa dirinya mengakui Kurnaidi sebagai Ketua PWI Sumsel yang sah,” kata Dicky Irawan. (Tim)