News

Praktek Curang Pertashop 2P.322.168 Buay Rawan Cor Dirigen dan Drum Pintu Pagar Dikunci Kendaraan Roda 4 dan Roda dua Tidak Boleh Masuk  

85
×

Praktek Curang Pertashop 2P.322.168 Buay Rawan Cor Dirigen dan Drum Pintu Pagar Dikunci Kendaraan Roda 4 dan Roda dua Tidak Boleh Masuk  

Sebarkan artikel ini

OKU SELATAN, Menit.News – Aktivitas Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pertashop 2P.322.168 di jalan raya Ranau tepatnya di desa Bumi Agung Jaya, kecamatan Buay Rawan, kebupaten OKU Selatan secara kasat mata terlihat melakukan pengecoran kedalam puluhan drigen dan drum diatas mobil Pick up Mitsubishi dengan Nopol BG 8891 ZM.

“Kendaraan yang bermuatan drigen yang ngecor BBM ini rencananya akan dibawa ke kecamatan Mekakau Ilir”, lansir sorotkamera.id di terima Menit News, Jum’at (3/10).

Menurut keterangan warga, pengguna kendaraan yang ingin mengisi BBM merasa kecewa dan mengerutu dengan mimik penuh emosi, “kejadian seperti ini sudah sering dilakukan dan lumrah di Pertashop Buay Rawan ini”, gerutunya

“Kegiatan seperti ini sepengetahuan saya sudah berlangsung lama, mobil dengan muatan drigen dan drum biasa ngecor BBM, kadang siang hari, kadang malam hari, dan pagar ini selalu ditutup rapat saat kegiatan itu berlangsung”, tambah dia

“Kami warga sekitar pun merasa risih menyaksikan kegiatan itu”, geram dia seraya berlalu menggunakan laju kendaraanya.

“Pantauan awak media dilapangan, saat petugas Pertashop melakukan pengecoran BBM ke dalam puluhan drigen dan drum di atas Bak mobil terbuka dengan jumlah skala banyak”,

Pada hari Kamis, sekira pukul 8.30 WIB, pintu masuk dan pintu keluar di area Pertashop tertutup dan tidak melayani kendaraan baik roda empat dan roda dua

Ketika dikonfirmasi, kepada petugas pengisian BBM di Pertashop 2P. 322.168, pada saat pengisian BBM dengan cara pengecoran kedalam drigen dan drum diatas mobil tengah berlangsung, mereka mengatakan, bahwa Bapak tidak tau stuasi dilapangan.

“Kami sering dicaci maki, dan di omeli para pengguna kendaraan, saat berbarengan mengisi BBM disini. Makanya, kami lakukan penutupan pintu masuk dan pintu keluar, agar pengisian BBM tidak terlalu lama pengantrianya, ” alas petugas pertashop

Pasokan BBM, ada pada Pertashop ini. Adalah pasokan yang dikirim kemarin, dan kami ingin mengabiskanya. Kami juga tidak tau kalau kemarin ada pengiriman BBM kesini”, ujar dia

“Kalau pasokan BBM yang ada disini kurang, untuk kebutuhan masyarakat sekitar, pasti kami tidak melakukan pengisian seperti ini”, tandasnya.

Terpisah, salah satu narasumber yang merasa sangat dirugikan akan aktivitas yang terjadi pada Pertashop di jalan raya Ranau tepatnya di desa Bumi Agung Jaya, kecamatan Buay Rawan ini menyebutkan, bahwa pemilik pertashop, ada orang kuat dibelakang kegiatan pengecoran BBM tersebut.

Lebih lanjut, sumber mengatakan, pasokan BBM jenis Pertalite, Pertamax, dan solar di kabupaten OKU Selatan saat ini tengah mengalami kelangkaan yang disebabkan terlambat nya pasokan pengiriman sehingga menyebabkan antrian panjang kendaraan disetiap tempat pengisian BBM baik pertashop maupun SPBU di OKU Selatan.

Lalu, siapakah yang bisa bertanggung jawab atas praktik penyalahgunaan dan kelangkaan BBM yang tengah terjadi pada saat ini?. Apakah semua tutup mata, atau karena diduga telah menerima aliran dana dari bisnis empuk ini?.(*)